Select Menu
» »Unlabelled » Pria Misterius Bikin Geger Warga Jember, Bagikan Wafer Isi Silet dan Paku ke Bocah


taufik mou Agustus 02, 2021 0


Masyarakat di Jember dihebohkan dengan kabar seorang pria misterius membagi-bagikan makanan ringan berisi potongan silet, isi staples dan paku payung kepada kepada anak kecil yang bermain. Peristiwa ini terjadi dua kali di lokasi yang berdekatan.

Salah satu kejadian di Jalan Cumpedak, Kecamatan Patrang pada Jumat (30/07) lalu. Seorang bocah usian 9 tahun nyaris menjadi korban pria misterius itu.

"Saat itu anak saya lagi bermain, masih umur 9 tahun. Dia terima tiga bungkus wafer dari pria yang dia tidak kenal. Lalu wafer itu dikasihkan ke adiknya yang berusia 6 tahun," tutur Yasin, orang tua korban.

Wafer kemudian dikonsumsi. Saat di mulut, merasa ada yang aneh lalu dimuntahkan kembali.

"Karena terasa keras, lalu dimuntahkan lagi,” papar Yasin.


Melihat anaknya memuntahkan kembali wafer dari mulutnya, Yasin langsung mendekat. Dia melihat seperti sesuatu benda. Yasin kemudian mengecek dua bungkus wafer yang masih belum dikonsumsi.

"Memang ada bekas di sobek lalu di selotip lagi. Dan saat saya buka, dua bungkus itu berisi pecahan silet, isi staples dan payu payung," tutur Yasin.

Peristiwa mengerikan itu langsung dilaporkan ke polisi. Kapolsek Patrang, AKP Heri Supadmo, membenarkan peristiwa itu. Pihaknya saat ini masih memburu pelaku. Diakuinya, perburuan sedikit terkendala karena tidak ada rekaman kamera pengawas (CCTV) yang merekam kejadian ketika pelaku memberikan wafer kepada anak kecil tersebut.

"Tidak ada rekaman CCTV, itu kan perisitwa nya di kampung," papar Heri.

Insiden pemberian wafer berisi paku tersebut ternyata bukan yang pertama. Beberapa hari sebelumnya, peristiwa dengan modus serupa juga terjadi di Jalan Cempetak. "Masih kita buru pelakunya. Sehingga motif belum bisa dipastikan," jelas Heri.

Mencegah jatuhnya korban, polisi mengimbau orang tua lebih waspada mengawasi anaknya saat bermain di sekitar rumah. "Apalagi sekarang kan masih sekolah daring, sehingga waktu anak bermain di sekitar rumah juga jauh lebih banyak," tegas Heri.

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar

Leave a Reply